SELAMAT DATANG PARA SUPORTER PSMS MEDAN

SELAMAT DATANG PARA SUPORTER PSMS MEDAN

ANDA HORMAT KAMI SEGAN ,JIKA ANDA KURANG AJAR KAMI RIBAK SUDE ANDA!!!!!

PSMS MEDAN NEVER DIE!!!!
Powered By Blogger

Entri Populer

Jumat, 21 Januari 2011

Launching Bintang Medan meriah

Launching Bintang Medan meriah


(WOL Photo/Austin Antariksa)

MEDAN - Peluncuran skuad Bintang Medan 2011 yang digelar di Lapangan Merdeka Medan tadi sore berlangsung meriah. Meski sederhana, gelaran launching tim peserta Liga Primer Indonesia (LPI) itu cukup menarik antusias masyarakat Medan untuk hadir ke venue acara.

Perkenalan Bintang Medan ke masyarakat dimulai dengan arak-arakan di jalan dengan menggunakan odong-odong. Seluruh pemain termasuk pelatih Bintang Medan, Michael Feichtenbeiner dan asistennya Robert Roloefsen diangkut kendaraan yang merakyat itu mengelilingi jalan-jalan protokol di Medan.

Selanjutnya para pemain diperkenalkan di Lapangan Merdeka. Satu per satu pemain Bintang Medan diperkenalkan ke publik lengkap dengan kostum yang bertuliskan nama dan nomor punggung. Mulai dari Decky Ardian hingga legiun asing asal Tunisia Amin Kamoun.

Walikota Medan, Rahudman Harahap yang turut menghadiri launching, mengharapkan Bintang Medan dapat berprestasi di LPI dan mengharumkan nama Medan di kancah sepakbola nasional.

“Sebelumnya kita punya PSMS yang sudah menjadi ikon kota Medan. Namun belakangan prestasinya surut. Kita harapkan Bintang Medan dapat membawa nama Medan lebih harum lagi dan menghasilkan pesepakbola yang berpotensi,” ujarnya.

Sebelumnya CEO Bintang Medan, Dityo Pramono, mengharapkan kehadiran Bintang Medan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Medan. “Terutama untuk kelompok suporter kita harapkan mendukung perjuangan Bintang Medan di LPI,” ujarnya.

Senada Dityo, Pelatih Bintang Medan Michael Feichtenbeiner berjanji akan menampilkan permainan yang enak ditonton kepada masyarakat Medan. “Kita belum menargetkan prestasi, karena persiapan kita juga minim. Tapi kita akan berusaha memberikan penampilan maksimal dan tentu saja berusaha untuk menang. Tentunya kita butuh dukungan dari suporter,” tukas pelatih berkebangsaan Jerman itu.

Vice President LPI Regional Sumatera dan Aceh, Avian Tumengkol, berharap penyelenggaraan LPI di Medan dan zona sumatera lainnya dapat berlangsung sukses tanpa kendala. “Kita akan berusaha mensukseskan penyelenggaraan LPI di Sumatera khususnya Medan. Dan Bintang Medan serta Medan Chief diharapkan menciptakan iklim kompetisi yang sehat,” tukasnya.

Acara semakin meriah dengan kehadiran dua kelompok suporter PSMS, SMeCK Hooligan dan PSMS Medan Fans Club (PMFC). “Kita dukung PSMS di Divisi Utama dan Bintang Medan untuk LPI. Kita harapkan Bintang Medan mampu berprestasi,” ujar Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangunsong.

Gelaran launching ini juga turut dihadiri perwakilan Medan Chief Deli Serdang, peserta LPI asal Sumut lainnya. Meski telah lebih dulu menggelar launching di Lubuk Pakam, para pemain klub milik Sihar Sitorus ini juga diperkenalkan ke hadapan publik medan.

Selain perkenalan pemain, launching tadi sore turut diisi dengan penampilan band lokal, Wacacau Band, aksi freestyle Three Sixty Degree. Dua pemain Bintang Medan, Rudi Hartono dan Rahmat juga mau kalah dengan menampilkan aksi juggling bola.

Daftar skuad Bintang Medan:
Decky Ardian (1), Guntur Pranata (20), Dodi Rahwana (11), Sutiono (17), Romi Agustiawan (3), Dodi (18), Sugiono (5), Cosmin (9), Amien Kamoun (24), Faharuddin (26), Ruslan Samuel (4), Edho Welong (77), Yosep Ostanika (10), Heri Ikhsanto (12), Safri Juanda Ginting (15), Heri Suwondo (22), Sapari (14), Rahmad Dwi Adi (8), Rudi Hartono (7), Syamsul Bahri (30)

Sama-sama Gelap Strategi

Sama-sama Gelap Strategi


Jelang bentrok PSSB kontra PSMS, kedua pelatih mengaku tidak tahu kekuatan lawan. Jadi, strategi yang diterapkan masih gelap. Pelatih PSMS Suharto dan arsitek PSSB Bireuen Mulya Saputra tidak pernah tahu secara pasti kekuatan masing-masing tim lawan. Menurut Mulya, semenjak ditangani Suharto, dia tidak tahu seperti apa perkembangan PSMS.

“Terus terang saya buta kekuatan PSMS semenjak ditangani pelatih yang sekarang (Suharto) dan pelatih sebelumnya (Rudy W Keltjes). Suharto kan pelatih baru. Yang saya tahu kekuatan PSMS seperti apa ketika ditangani bang Zul (Zulkarnain Pasaribu), “ ujar Mulya kemarin.

Tapi menurutnya, hal tersebut tidak begitu berpengaruh pada pertandingan nanti. Yang terpenting saya melihat, seluruh pemain tidak ada masalah. Mereka siap mengamankan tiga poin menghadapi PSMS,” katanya lagi.

Sama dengan Mulya, Suharto juga tidak mengetahui secara rinci peta kekuatan tim berjuluk Laskar Batu Kureng tersebut. “Secara keseluruhan kami belum tahu kekuatan lawan. Hanya sedikit informasi yang sudah saya dapatkan,” kata Suharto. “Tidak baik hanya berbekal informasi, kita memilih fokus pada pertandingan tersebut, karena info kadang tidak benar,” sambungnya.

Diwarnai Keributan Suporter dan Tanpa Target

Diwarnai Keributan Suporter dan Tanpa Target


Dari Launching Kesebelasan Bintang Medan

Peluncuran skuad Bintang Medan 2011 yang akan berlaga di Liga Primer Indonesia, digelar di Lapangan Merdeka Kamis (20/1). Launching digelar sederhana, tapi cukup ramai. Sayang sekali, Bintang Medan belum berani berbicara target di kompetisi yang diharamkan PSSI itu.

Perkenalan Bintang Medan ke masyarakat dimulai dengan arak-arakan di jalan dengan menggunakan transportasi unik bernama odong-odong. Seluruh pemain termasuk pelatih Bintang Medan, Michael Feichtenbeiner (Jerman) dan asistennya Robert Roloefsen (Belanda) turut ikut naik odong-odong. Termasuk duo legiun impor Bintang Medan, Amin Kamoun (Tunisia) dan Cosmin Vancea (Rumania) turut naik odong-odong.

Selanjutnya para pemain diperkenalkan di Lapangan Merdeka. Satu persatu pemain Bintang Medan diperkenalkan ke publik lengkap dengan kostum yang bertuliskan nama dan nomor punggungnya. CEO Bintang Medan, Dityo Pramono, mengharapkan kehadiran Bintang Medan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Medan. “Terutama untuk kelompok suporter kita harapkan mendukung perjuangan Bintang Medan di LPI,” ujarnya.

Senada dengan Dityo, Pelatih Bintang Medan, Michael Feichtebeiner berjanji akan menampilkan permainan yang enak ditonton kepada masyarakat Medan. “Kita belum menargetkan prestasi, karena persiapan kita juga minim. Tapi kita akan berusaha memberikan penampilan maksimal dan tentu saja berusaha untuk menang. Tentunya kita butuh dukungan dari suporter,” tukas pelatih berkebangsaan Jerman itu.

Vice President LPI Sumatera dan Aceh, Avian Tumengkol berharap LPI di Medan dan zona sumatera lainnya dapat berlangsung sukses. “Kita akan berusaha mensukseskan penyelenggaraan LPI di Sumatera khususnya Medan. Bintang Medan dan Medan Chief diharapkan menciptakan kompetisi yang sehat,” tukasnya. Dua kelompok suporter PSMS, SMeCK Hooligan dan PSMS Medan Fans Club (PMFC) turut hadir. Sayangnya kedua kelompok fans malah baku hantam di tengah acara. Beruntung polisi sigap antisipasi keributan lebih parah. Tapi aksi itu cukup mencoreng wajah LPI.